BACARADAR.COM – Atmosfer sepak bola Indonesia diperkirakan akan berlangsung lebih panjang dan padat pada pertengahan tahun 2026.
PSSI bersama sejumlah pihak terkait tengah menyiapkan format berbeda untuk gelaran Piala Presiden 2026.
Tidak hanya menghadirkan turnamen pramusim seperti edisi-edisi sebelumnya, nama Piala Presiden juga akan digunakan dalam kompetisi tingkat nasional untuk klub-klub Liga 4.
Baca Juga:Cuti Bersama dan Libur Panjang Mei 2026Panduan Lengkap Syarat dan Cara Pengajuan KUR Mandiri 2026 untuk UMKM
Konsep ini menjadi salah satu perubahan paling mencolok dalam sejarah penyelenggaraan Piala Presiden.
Jika sebelumnya turnamen ini identik dengan klub-klub kasta tertinggi, kini identitas tersebut diperluas hingga menyentuh level akar rumput sepak bola Indonesia.
Ketua Umum Erick Thohir bersama Maruarar Sirait disebut menjadi sosok di balik lahirnya konsep dua versi Piala Presiden tersebut.
Gagasan itu mulai dibicarakan pada April 2026 sebagai upaya memperkuat ekosistem kompetisi nasional dari level bawah hingga elite.
Piala Presiden Liga 4: Ajang Nasional 64 Klub
Versi pertama merupakan Piala Presiden yang diperuntukkan bagi putaran nasional Liga 4 musim 2025-2026.
Dalam skema ini, nama Piala Presiden tidak lagi eksklusif untuk turnamen pramusim, melainkan menjadi trofi resmi bagi kompetisi nasional kasta amatir.
Pada level regional dan provinsi, klub-klub sebelumnya bersaing memperebutkan trofi seperti Piala Gubernur atau Piala Wali Kota.
Baca Juga:Apple MacBook Neo: Performa Tangguh Chip A18 Pro dalam Desain Ultra-PortabelYamaha Masih Tertinggal, Fabio Quartararo Jadi Pembalap Paling Konsisten
Namun ketika memasuki fase nasional, PSSI menetapkan nama Piala Presiden sebagai simbol utama kompetisi.
Turnamen nasional Liga 4 tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 30 Mei hingga 11 Juli 2026.
Sebanyak 64 klub terbaik dari berbagai daerah di Indonesia akan ambil bagian setelah lolos dari fase provinsi masing-masing.
Dengan jumlah peserta yang besar, kompetisi ini diperkirakan menjadi salah satu turnamen paling luas jangkauannya dalam sepak bola nasional.
Kehadiran klub-klub daerah juga membuka peluang lahirnya pemain muda dan basis pendukung baru dari kota-kota yang selama ini jarang mendapat sorotan nasional.
Selain aspek kompetitif, penggunaan nama Piala Presiden pada Liga 4 dinilai dapat meningkatkan gengsi kompetisi amatir.
Klub-klub daerah kini memiliki panggung yang lebih besar untuk dikenal publik sepak bola nasional.
Piala Presiden Pramusim Tetap Digelar
Di sisi lain, format lama Piala Presiden sebagai turnamen pramusim tetap dipertahankan.
