Setelah data dimasukkan, akun korban bisa langsung diambil alih oleh pelaku.
Modus seperti ini dikenal sebagai phishing, yaitu upaya pencurian data dengan memancing korban memasukkan informasi rahasia ke situs palsu.
DANA Tidak Pernah Meminta PIN dan OTP
Pengguna perlu memahami bahwa proses klaim DANA Kaget tidak memerlukan biaya tambahan maupun pengisian data rahasia di luar aplikasi resmi.
Pihak resmi DANA juga tidak pernah meminta:
Kode OTP
PIN akun
Password
Data kartu bank
Informasi finansial pribadi melalui chat atau telepon
Baca Juga:Kapan Piala Presiden 2026 Digelar? Ini Bocoran Jadwal Lengkap Dua VersinyaCuti Bersama dan Libur Panjang Mei 2026
Jika ada pihak yang menghubungi dan meminta data tersebut dengan alasan verifikasi hadiah atau pencairan saldo, maka besar kemungkinan itu adalah penipuan.
Kode OTP bersifat sangat rahasia karena berfungsi sebagai akses masuk ke akun. Ketika kode itu diberikan kepada orang lain, pelaku bisa langsung login dan mengambil alih akun pengguna.
Modus Penipuan DANA Kaget Semakin Beragam
Penipuan digital tidak lagi dilakukan dengan cara sederhana. Pelaku kini memakai berbagai metode manipulasi agar korban panik, tergesa-gesa, atau merasa beruntung.
Salah satu modus yang paling sering digunakan adalah mengirim link dengan narasi sensasional seperti “saldo gratis Rp500 ribu untuk 100 orang pertama” atau “promo khusus hari ini”.
Kalimat semacam itu sengaja dibuat agar korban segera mengklik tanpa berpikir panjang.
Selain phishing, ada juga modus penyebaran malware. Dalam beberapa kasus, link palsu dapat memicu unduhan otomatis aplikasi berbahaya ke perangkat korban.
Malware tersebut bisa digunakan untuk mencuri data kontak, membaca pesan, hingga memantau aktivitas ponsel.
Baca Juga:Panduan Lengkap Syarat dan Cara Pengajuan KUR Mandiri 2026 untuk UMKMApple MacBook Neo: Performa Tangguh Chip A18 Pro dalam Desain Ultra-Portabel
Penipu juga sering menggunakan teknik social engineering atau manipulasi psikologis. Mereka bisa berpura-pura menjadi teman, keluarga, admin grup, bahkan pihak resmi layanan keuangan untuk mendapatkan kepercayaan korban.
Karena itu, masyarakat perlu lebih waspada terhadap pesan mendadak yang menawarkan hadiah besar atau meminta tindakan cepat.
Jangan Mudah Tergiur Saldo Gratis
Salah satu alasan utama banyak orang menjadi korban adalah rasa penasaran dan keinginan mendapatkan keuntungan instan.
Penipu memahami pola tersebut dan sengaja menawarkan nominal besar yang terdengar menggiurkan.
