Benarkah Idul Adha Ditentukan Lewat Sidang Isbat? Ini Faktanya

apakah idul adha ada sidang isbat
Ilustrasi suasana menjelang Idul Adha. Foto: Freepik
0 Komentar

BACARADAR.COM – Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak masyarakat bertanya apakah pemerintah juga menggelar sidang isbat seperti saat penentuan awal Ramadan dan Idul Fitri.

Jawabannya adalah iya. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) rutin mengadakan sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Zulhijah yang menjadi penentu tanggal Hari Raya Idul Adha.

Sidang isbat menjadi salah satu tahapan penting dalam penentuan kalender Hijriah di Indonesia.

Baca Juga:Huawei Watch Fit 5 Pro: Jam Pintar Stylish dengan Fitur KesehatanRekomendasi Tanaman Estetik Hias Indoor yang Bikin Rumah Makin Cantik dan Sejuk

Lewat forum ini, pemerintah menetapkan kapan 1 Zulhijah dimulai sekaligus menentukan tanggal 10 Zulhijah atau Hari Raya Idul Adha.

Pada tahun 2026 atau 1447 Hijriah, Kementerian Agama dijadwalkan menggelar sidang isbat pada 17 Mei 2026.

Agenda tersebut dilakukan untuk menentukan awal Zulhijah sekaligus menetapkan jadwal resmi Idul Adha di Indonesia.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengatakan sidang isbat melibatkan banyak pihak mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat Islam, ahli falak, hingga astronom.

Keterlibatan berbagai unsur ini bertujuan agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah dan dapat diterima luas oleh masyarakat.

Penentuan awal bulan Hijriah dilakukan menggunakan dua metode utama, yakni hisab dan rukyat. Hisab dipakai untuk menghitung posisi hilal secara astronomi, sedangkan rukyat dilakukan melalui pemantauan langsung hilal di sejumlah titik pengamatan di Indonesia.

Gabungan kedua metode tersebut digunakan agar hasil penetapan lebih akurat.

Setelah pemaparan data hisab dan laporan rukyat dari berbagai daerah diterima, sidang isbat akan menghasilkan keputusan resmi mengenai awal Zulhijah.

Baca Juga:Modus Telepon Tidak Ada Suara Ternyata Berbahaya, Ini Cara Menghindari Penipuan Silent CallDurasi Jalan Kaki 30 Menit Efektif Turunkan Hipertensi, Ini Penjelasan Medisnya

Biasanya sidang isbat berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Acara diawali seminar posisi hilal yang terbuka untuk umum, lalu dilanjutkan sidang tertutup setelah waktu Magrib.

Hasil akhirnya kemudian diumumkan melalui konferensi pers resmi Kemenag.

Keputusan sidang isbat juga berperan penting karena Indonesia memiliki beberapa organisasi Islam dengan metode penentuan kalender Hijriah yang berbeda.

Pemerintah berusaha menghadirkan keputusan yang bisa menjadi pedoman nasional bagi masyarakat.

Di sisi lain, perbedaan tanggal hari raya tetap memungkinkan terjadi.

Sebagian organisasi menggunakan metode hisab wujudul hilal, sementara pemerintah memakai kriteria imkanur rukyat berdasarkan kesepakatan negara anggota MABIMS yang meliputi Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

0 Komentar