Cirebon Fight Arena atau CFA ke-3 Digelar di Kota Cirebon, Ratusan Petinju Bersaing

Cirebon Fight Arena
ADU SKILL: Peserta Cirebon Fight Arena ke-3 bertarung di atas ring pada salah satu kafe di Jalan Sisingamangaraja, Kota Cirebon, Sabtu (31/1/2026). Foto: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
0 Komentar

CIREBON – Ajang tinju bergengsi Cirebon Fight Arena (CFA) ke-3 kembali digelar di Kota Cirebon. Sebanyak 100 atlet tinju dari berbagai sasana di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jakarta, ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung di salah satu kafe di Jalan Sisingamangaraja, Sabtu (31/1/2026).

Ratusan penonton memadati arena dan tampak antusias menyaksikan duel demi duel yang berlangsung sengit. Sorak-sorai penonton mengiringi setiap pertandingan, menjadikan Cirebon Fight Arena sebagai magnet baru olahraga tinju di wilayah Ciayumajakuning.

Pada gelaran kali ini, panitia mempertandingkan 12 kelas pertandingan, mulai dari kelas 54–57 kilogram, 60–63,5 kilogram, hingga sejumlah kelas lainnya. Ajang ini menghadirkan atlet-atlet muda potensial yang siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas ring.

Baca Juga:10 Tim Bersaing di Gombang Volley Ball Competition 2026Polres Indramayu Imbau Petani Tidak Menggunakan Jebakan Tikus Listrik

Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Cirebon, Subagja mengatakan, Cirebon Fight Arena bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan wadah strategis untuk menjaring dan membina bibit atlet tinju berbakat agar dapat melangkah ke jenjang yang lebih profesional.

“Ini adalah Cirebon Fight Arena ketiga yang kami gelar. Tujuan utamanya mencari bibit-bibit atlet yang ke depan bisa kami promosikan ke level yang lebih tinggi dan profesional, sekaligus mengarahkan generasi muda ke kegiatan yang positif,” katanya.

Sementara itu, penyelenggara Cirebon Fight Arena, Doni Tan menegaskan, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan karakter pemuda agar terhindar dari berbagai perilaku negatif, seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

“Ini merupakan bagian dari tahapan seleksi berkelanjutan. Insya Allah, pada Juni 2026 mendatang, atlet-atlet terbaik dari babak kualifikasi CFA akan uji coba untuk menghadapi atlet dari luar negeri. Targetnya, Cirebon memiliki wakil di level internasional,” tegasnya.

Ia berharap, hasil dari Babak Kualifikasi (BK) ketiga ini dapat melahirkan atlet unggulan yang mampu membawa nama Cirebon dan Indonesia ke kancah tinju internasional. (rdh)

0 Komentar