BACARADAR.COM – Pemerintah kita baru saja resmi mengetuk palu soal jadwal libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2026 lewat SKB Tiga Menteri. Jadwal ini bakal jadi “kitab suci” buat kita semua. Mulai dari ASN, karyawan swasta, sampai para pejuang deadline biar bisa mulai atur napas dan susun rencana liburan dari sekarang.
Tahun 2026 nanti, total ada 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama yang sudah disiapkan. Pemerintah sengaja mengatur ini bukan cuma biar kita nggak stres kerja terus, tapi juga supaya sektor pariwisata dan transportasi kita makin hidup karena banyak orang yang jalan-jalan.
Kalau dilihat-lihat, bulan Mei 2026 sepertinya bakal jadi bulan favorit banyak orang. Gimana nggak? Ada dua jatah cuti bersama yang sudah sah di bulan ini. Pertama, ada cuti bersama buat memperingati Kenaikan Yesus Kristus di hari Jumat, 15 Mei 2026. Kedua, ada cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 28 Mei 2026.
Baca Juga:EXO-L Siap War! Cek Daftar Harga Tiket EXO PLANET #6 di Jakarta dan Cara BelinyaLuke Vickery Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia, Ini Fakta Terbarunya
Yang bikin makin asik, hari libur nasionalnya itu nempel banget sama tanggal cuti bersama tadi. Libur Kenaikan Yesus Kristus jatuh di hari Kamis (14 Mei) dan Idul Adha di hari Rabu (27 Mei). Kombinasi tanggal cantik ini otomatis bikin peluang long weekend terbuka lebar buat kita semua yang sudah butuh healing.
Bayangkan saja, pas momen Kenaikan Yesus Kristus, kamu bisa menikmati libur empat hari beruntun, dari Kamis sampai Minggu! Begitu juga pas Idul Adha, kamu bisa dapat libur panjang mulai hari Rabu sampai akhir pekan kalau pintar atur jadwal.
Fenomena libur panjang kayak gini biasanya jadi puncak orang-orang buat bepergian, entah itu cuma buat nongkrong bareng keluarga atau nekat pulang kampung. Makanya, jangan kaget kalau di periode ini jalanan atau tempat wisata bakal ramai banget.
Pemerintah sendiri memang sudah menghitung efek dominonya ke ekonomi. Libur yang agak panjang biasanya bikin hotel-hotel penuh dan tempat wisata laku keras, yang ujung-ujungnya bagus buat pertumbuhan ekonomi kita.
Tapi, ada catatan kecil ya, aturan cuti bersama ini nggak dipukul rata buat semua orang. Buat teman-teman ASN, cuti bersama biasanya bakal memotong jatah cuti tahunan. Sedangkan buat yang di sektor swasta, semua balik lagi ke kebijakan “bos” atau perusahaan masing-masing.
