Warga juga mengusulkan agar jika tetap ingin mengadakan hiburan, konsepnya dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Misalnya dengan membatasi volume suara, durasi acara, serta lokasi penyelenggaraan agar tidak terlalu dekat dengan permukiman.
Dengan adanya penolakan ini, masyarakat Desa Dompyong Wetan berharap suasana Lebaran di tahun-tahun mendatang dapat berlangsung lebih kondusif, tenang, dan penuh kebersamaan. Mereka menegaskan bahwa kenyamanan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan desa. (*)
