Jamaah DIY Tak Lagi Bergantung Donohudan, Siapkan Fasilitas Asrama Haji di Cipondoh

Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI Teguh Dwi Nugroho,
EMBARKASI MANDIRI: Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI, Teguh Dwi Nugroho, memastikan Embarkasi Yogyakarta dan Embarkasi Banten siap mandiri mulai musim haji 1447 H/2026 M. Foto: Disway 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID –Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Teguh Dwi Nugroho, memastikan Yogyakarta resmi menjadi embarkasi mandiri mulai musim haji 1447 H/2026 M.

Pernyataan itu disampaikan Teguh seusai menjadi narasumber dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, kemarin.

Teguh menegaskan, persiapan infrastruktur serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memasuki tahap final.

Baca Juga:Carevolution RSUD Arjawinangun, Pasien Dipantau hingga Rumah Lewat WhatsAppIPB Cirebon Siapkan Mahasiswa PBI Jadi Guru Profesional

Kebijakan ini diambil untuk memudahkan jamaah asal DIY agar tidak lagi bergantung pada Embarkasi Solo (Donohudan).

Salah satu poin krusial terkait embarkasi berkode YIA adalah penerapan konsep “embarkasi non-gedung asrama”. Mengingat pembangunan asrama haji permanen di Kulon Progo masih berjalan, pemerintah memutuskan menggunakan fasilitas hotel sebagai pengganti asrama.

“Kami pastikan Embarkasi Yogyakarta siap melayani jemaah mulai April mendatang. Karena belum ada gedung asrama yang siap, kami akan menggunakan skema hotel sebagai asrama transit di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta (YIA),” kata Teguh.

Keputusan tersebut didukung kesiapan infrastruktur Bandara YIA yang mampu melayani pesawat berbadan lebar (wide body) untuk penerbangan langsung ke Jeddah maupun Madinah.

Menurut Teguh, penggunaan YIA sebagai titik keberangkatan akan memangkas waktu tempuh perjalanan darat jemaah DIY yang selama ini harus menempuh 3–4 jam menuju Solo.

“Efisiensi ini penting untuk menjaga kondisi fisik jemaah, terutama lansia, sebelum menempuh penerbangan panjang,” ucapnya.

Berdasarkan linimasa Kemenhaj, pemberangkatan perdana dari Embarkasi Yogyakarta dijadwalkan mengikuti jadwal nasional. Jemaah akan masuk asrama (hotel transit) pada 21 April 2026, sedangkan keberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 22 April 2026.

Baca Juga:Banyak Rumah Ambruk, Mantan Ketua DPRD Kritik Walikota Barrier Sungai Dinilai Efektif Cegah Sampah Mengalir ke Laut

Selain Yogyakarta, Kemenhaj juga mematangkan kesiapan Embarkasi Banten yang direncanakan beroperasi pada musim haji tahun yang sama. Di Banten, Kemenhaj telah menambah fasilitas asrama haji di Cipondoh, Tangerang, yaitu Grand El Haji.

Teguh berharap, hadirnya embarkasi baru ini membuat pelayanan haji menjadi lebih dekat, cepat, dan nyaman bagi masyarakat di daerah. Ia juga meminta para petugas PPIH yang tengah menjalani diklat untuk menyiapkan diri menghadapi skema baru tersebut dengan profesionalisme tinggi.

0 Komentar