Spesifikasi Hyundai IONIQ 3: Standar Baru Hatchback Listrik untuk Mobilitas Urban

Spesifikasi Hyundai Ioniq 3
The Hyundai Concept THREE EV, a preview of the IONIQ 3 (Source: Hyundai). Foto: ss/electreck.co - BACARADAR.COM
0 Komentar

BACARADAR.COM – Hyundai IONIQ 3 yang baru saja diperkenalkan pada Milan Design Week, 20 April 2026, hadir sebagai solusi mobilitas perkotaan yang menggabungkan efisiensi aerodinamis dengan kenyamanan ruang kabin yang luas.

Sebagai pionir dalam era software-defined vehicles, mobil ini mengintegrasikan teknologi perangkat lunak Pleos yang mutakhir ke dalam filosofi desain “Art of Steel” yang futuristik.

Kehadirannya sangat dinantikan di pasar tanah air, menyusul sinyal kuat dari PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengenai peluncuran model baru yang diprediksi akan menjadi kejutan pada ajang GIIAS 2026 mendatang.

Desain “Aero Hatch” yang Efisien dan Ikonik

Baca Juga:Peluang Persib Bandung Mengunci Gelar BRI Super League 2025/2026Mengapa Suzuki Ignis Bekas Masih Jadi Primadona di Tahun 2026?

Hyundai mengusung konsep desain “Aero Hatch” yang menghasilkan koefisien hambat sebesar 0,263, menjadikannya salah satu yang terbaik di kelasnya untuk memaksimalkan jarak tempuh.

Dengan panjang sekitar 4.170 mm dan wheelbase 2.680 mm, mobil ini menawarkan ruang kaki yang lega bagi penghuninya, lengkap dengan ciri khas pencahayaan piksel seri IONIQ serta logo kode Morse “H” pada bagian eksterior.

Performa Baterai dan Jangkauan Jarak Tempuh yang Optimal

Dibangun di atas platform E-GMP dengan arsitektur 400-volt, IONIQ 3 tersedia dalam dua varian baterai, yakni Standard Range (42,2 kWh) dengan jarak tempuh 344 km dan Long Range (61 kWh) yang mampu menjangkau hingga 496 km menurut siklus WLTP.

Kedua varian ini dibekali torsi instan sebesar 250 Nm dan kecepatan maksimum yang dibatasi pada angka 170 km/jam untuk menjaga keseimbangan efisiensi berkendara.

Teknologi Pengisian Daya dan Fitur V2L yang Praktis

Meskipun menggunakan arsitektur pengisian daya yang lebih dioptimalkan untuk segmen kompak, mobil ini tetap mendukung DC Fast Charging yang mampu mengisi daya dari 10% ke 80% dalam waktu 29 menit saja.

Selain itu, fitur Vehicle-to-Load (V2L) memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memanfaatkan daya listrik mobil guna menghidupkan perangkat elektronik eksternal, baik melalui colokan di dalam maupun luar kabin.

Interior “Furnished Space” dengan OS Pleos Terbaru

Kabin IONIQ 3 dirancang dengan konsep layaknya furnitur rumah untuk menciptakan suasana hangat, sekaligus menjadi model pertama yang mengadopsi sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS.

0 Komentar