NASA Resmi Luncurkan Artemis II! Ini Alasan Kenapa Misi Ini Jadi Kunci Manusia Bisa ke Mars

misi artemis 2
Pesawat ruang angkasa Orion (Foto: nasa.gov)
0 Komentar

BACARADAR.COM – Misi Artemis II bener-bener jadi momen bersejarah buat dunia antariksa modern kita. Kabar paling barunya, misi ini sudah resmi lepas landas pada 1 April 2026 kemarin. NASA meluncurkannya langsung dari Kennedy Space Center, Amerika Serikat, dan ini jadi tanda kalau perjalanan manusia ke luar angkasa sudah masuk babak baru.

Peluncuran ini emang emosional banget karena setelah terakhir kali di misi Apollo 17 tahun 1972, baru sekarang ada lagi manusia yang terbang ke area sekitar Bulan. Dengan bantuan teknologi paling canggih saat ini, Artemis II jadi batu loncatan yang penting banget sebelum nantinya ada misi pendaratan manusia lagi di sana.

Apa Sih Tujuan Utama Misi Artemis II?

Beda ya sama misi-misi sebelumnya, kali ini targetnya bukan buat mendarat di permukaan Bulan. Artemis II itu lebih ke misi penerbangan berawak buat mengelilingi Bulan (lunar flyby). NASA mau tes dulu semua sistem penting biar pas misi pendaratan nanti semuanya sudah aman terkendali.

Beberapa hal yang diuji di misi ini antara lain:

Baca Juga:Sony Resmi Naikkan Harga PS5 Global April 2026, Cek Harga Terbarunya di SiniSiap-Siap War Sebelum Sold Out! Harga Tiket & Layout Konser Avenged Sevenfold Jakarta 2026

  1. Tes sistem pendukung hidup buat astronaut di luar orbit Bumi.
  2. Memastikan kapsul Orion beneran tangguh buat perjalanan jarak jauh.
  3. Uji coba performa roket raksasa SLS dalam membawa awak manusia.
  4. Jadi persiapan paling inti buat misi Artemis III nanti.
  5. Perjalanan ini diperkirakan bakal makan waktu sekitar 10 hari saja, mulai dari
  6. meluncur sampai nanti mendarat lagi di Bumi.

Siapa Saja Astronaut di Balik Misi Hebat Ini?

Ada empat astronaut keren dari dua negara yang punya peran masing-masing dalam misi ini, Amerika Serikan dan Kanada. Mereka adalah Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen yang bertugas sebagai mission specialist.

Bergabungnya mereka berempat bukan cuma soal keahlian saja, tapi juga nunjukin kerja sama internasional yang kuat di program Artemis. Mereka bawa misi besar buat ngetes sistem penerbangan manusia sampai ke wilayah sekitar Bulan, dan ini jadi bukti kalau awak misi luar angkasa sekarang sudah makin beragam.

0 Komentar