BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai laga tandang melawan Semen Padang FC di pekan ke-26 Super League 2025/26 akan menjadi ujian berat. Pertandingan yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (5/4/2026) diprediksi berlangsung sengit karena tuan rumah bertekad keluar dari zona degradasi.
Hodak mengakui bahwa meskipun Persib saat ini kokoh di puncak klasemen sementara, perbedaan posisi tidak menjamin kemudahan. Ia justru mewaspadai motivasi ekstra yang dimiliki Semen Padang, yang saat ini tercecer di peringkat ke-17.
“Melawan Semen Padang akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka bermain di kandang dan saat ini berada di zona degradasi. Saya rasa mereka akan tampil 200 persen,” kata Hodak dalam keterangan resmi, Selasa (1/4/2026).
Baca Juga:Review Ratchaburi FC vs Persib: Debut Sergio Castel dan Kurzawa Disorot, Ini Kata Bojan Hodak
Kewaspadaan itu beralasan. Semen Padang baru saja merekrut pelatih baru, Imran Nahumarury, yang langsung mencatatkan debut manis dengan kemenangan 2-0 atas PSBS Biak. Bekal positif tersebut diprediksi akan menambah percaya diri skuad Kabau Sirah.
Selain itu, faktor pendukung menjadi ‘senjata’ tersendiri. Meskipun Stadion Haji Agus Salim sedang dalam proses renovasi menuju standar AFC, atmosfer laga kandang tetap menjadi pembangkit energi bagi para pemain tuan rumah.
Menghadapi tekanan tersebut, Hodak meminta anak asuhnya untuk tetap fokus menjaga konsistensi. Ia berharap timnya mampu mengulang catatan manis saat mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 pada pertemuan pertama di putaran lalu.
“Ini tentu akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi saya harap kami akan menemukan cara untuk mendapatkan hasil positif dari sana,” tambah pelatih asal Kroasia itu.
Krisis Pertahanan dan Sinyal Rotasi
Persib dipastikan tidak akan diperkuat dua bek andalannya. Patricio Matricardi harus absen karena akumulasi kartu kuning keempat, sementara Frans Putros mendapat hukuman serupa usai mengoleksi kartu kuning ketujuh.
Situasi ini memaksa Bojan Hodak meracik komposisi baru, terutama di lini belakang. Namun, pelatih berusia 54 tahun itu tidak terlalu khawatir. Kabar baik datang dari pulihnya dua pemain kunci, yaitu Luciano Guaycochea dan Julio Cesar, yang sebelumnya dibekap cedera.
