Jika dibandingkan dengan emas pada hari yang sama, perak mengalami penurunan yang secara persentase jauh lebih dalam:
Atribut Perbandingan
| Emas Antam (1g) | Perak Antam (1g) | Ekuivalen |
| Harga dasar 30 Maret | Rp2.807.000 | Rp43.550 |
| Besaran Penurunan | Rp30.000 (1,06%) | Rp1.000 (2,4%) |
| Harga Buyback | Rp2.425.000 | Estimasi Rp33.000 -Rp37.000 |
| Pajak PPN | 0% | 11% |
| Ambang Pajak Buyback | >Rp10 Juta | >Rp10 Juta |
Data di atas menunjukkan bahwa perak jauh lebih volatil (naik-turunnya sangat tajam) dibandingkan emas.
Selain itu, adanya pajak PPN 11% membuat harga beli perak terasa lebih mahal di awal bagi investor ritel.
3. Efek The Fed
Baca Juga:Fenomena Pink Moon 2026: Bulan Purnama Cantik Penanda Musim Semi dan Pasang LautDaftar Rekomendasi Saham Top Gainers, Net Buy, dan Saran Analis Akhir Maret 2026
Kebijakan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), sangat memengaruhi harga logam mulia dunia, termasuk perak Antam.
Saat ini, pasar melihat adanya kemungkinan penundaan penurunan suku bunga di AS.
Ketika suku bunga tetap tinggi atau ada harapan Dollar AS akan menguat, harga komoditas seperti perak biasanya akan tertekan.
Investor cenderung lebih memilih memegang Dollar atau obligasi pemerintah AS karena memberikan keuntungan bunga, sedangkan perak tidak memberikan bunga harian (non-yielding asset).
4. Efek Buyback
Pasca perayaan Lebaran 1447 Hijriah, biasanya terjadi peningkatan kebutuhan dana tunai di masyarakat untuk menstabilkan tabungan kembali.
Hal ini memicu banyak orang melakukan buyback atau menjual kembali logam mulia mereka ke Antam.
Banyaknya orang yang menjual kembali perak mereka menambah pasokan di pasar, yang secara otomatis ikut menekan harga beli dari pihak produsen.
Baca Juga:Mengapa Harga iPhone 15 Justru Melambung?Harga Emas Antam Hari Ini: Betah di Angka Kemarin, Tapi Harga "Buyback" Malah Loyo!
Perlu diingat juga, jika Anda menjual perak ke Antam dengan total nilai di atas Rp10.000.000, Anda akan dikenakan potongan pajak PPh 22 sebesar 1,5% (jika punya NPWP) atau 3% (jika tidak punya NPWP).
5. Strategi Investasi Perak
Walaupun harganya sedang merosot, perak tetap memiliki potensi jangka panjang karena perannya yang besar di sektor industri, seperti untuk pembuatan panel surya dan komponen elektronik.
Berikut tips untuk Sobat Investor:
Mulai dari Nominal Kecil: Bagi pemula, jangan langsung mengeluarkan modal besar sekaligus. Gunakan uang dingin untuk membeli perak dalam jumlah kecil secara konsisten.
Gunakan Strategi DCA (Dollar-Cost Averaging): Beli perak secara rutin di waktu tertentu tanpa terlalu pusing memikirkan harga naik atau turun.
