BMKG Prediksi Awal Musim Kemarau 2026 di Indonesia, Ini Perkiraannya

Perkiraan Musim Kemarau
Foto: Freepik
0 Komentar

BACARADAR.COM – Musim kemarau merupakan salah satu fenomena iklim yang selalu dinantikan sekaligus diwaspadai oleh masyarakat Indonesia.

Selain identik dengan cuaca cerah, musim ini juga sering membawa berbagai dampak seperti kekeringan hingga potensi kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan prakiraan terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau 2026 diperkirakan mulai terjadi secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia pada periode April hingga Juni 2026.

Baca Juga:7 Oleh-Oleh Khas Cirebon yang Tahan Lama, Cocok Dibawa Pulang untuk KeluargaRamalan Shio 11 Maret 2026: 5 Shio Ini Diprediksi Banjir Rezeki

BMKG menjelaskan bahwa pola musim di Indonesia dapat berbeda setiap tahun.

Hal ini dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia di wilayah tropis serta adanya pengaruh sirkulasi angin monsun.

Kondisi tersebut membuat waktu datangnya musim kemarau tidak selalu sama di setiap daerah.

Secara umum, awal musim kemarau biasanya lebih dulu terjadi di wilayah selatan Indonesia, seperti Nusa Tenggara dan sebagian wilayah Jawa, sebelum kemudian meluas ke wilayah lain.

Perkiraan Awal Musim Kemarau 2026

Menurut analisis klimatologi BMKG, beberapa wilayah diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada April 2026, terutama di daerah seperti Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Wilayah lain seperti Sumatra bagian utara dan Kalimantan diperkirakan baru memasuki musim kemarau pada Mei hingga Juni 2026.

Perbedaan waktu ini dipengaruhi oleh kondisi atmosfer dan karakteristik iklim masing-masing wilayah.

Baca Juga:Cara Buka Blokir BRImo 2026: Panduan Resmi, Lengkap, dan Terbaru dari BRI10 Maret 2026 Puasa Hari ke Berapa? Ini Perhitungannya Menurut Kemenag

BMKG juga menjelaskan bahwa fenomena iklim global seperti El Niño dan La Niña dapat memengaruhi intensitas musim kemarau di Indonesia.

Jika kondisi iklim global berada pada fase netral, musim kemarau biasanya berlangsung normal dengan curah hujan yang lebih rendah dibandingkan musim hujan.

Namun demikian, BMKG menegaskan bahwa prakiraan musim bersifat dinamis.

Perubahan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik maupun Samudra Hindia dapat memengaruhi distribusi curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.

Dampak Musim Kemarau bagi Masyarakat

Datangnya musim kemarau memberikan dampak yang cukup luas bagi berbagai sektor kehidupan.

Di bidang pertanian, musim ini sering dimanfaatkan petani untuk menanam tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering, seperti jagung dan kedelai.

Meski demikian, apabila musim kemarau berlangsung lebih lama dari biasanya, risiko kekeringan dan gagal panen dapat meningkat.

0 Komentar