Di IKN, Target Fasilitas Legislatif – Yudikatif Selesai 2028

Presiden Prabowo bermalam di IKN
DIREVISI: Presiden Prabowo bermalam di IKN beri koreksi desain dan fungsi serta minta pembangunan dipacu. Foto: setneg
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Ada sejumlah catatan koreksi dari Presiden Prabowo Subianto terkait desain dan fungsi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Prabowo ada di IKN dalam rangka kunjungan kerja perdananya ke proyek ibu kota baru sejak dilantik sebagai Presiden.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden menyoroti beberapa aspek yang dinilai masih perlu penyempurnaan. Catatan tersebut terutama menyangkut penataan desain serta penegasan fungsi bangunan dan kawasan, agar pembangunannya benar-benar sesuai kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga:RUU Pilkada Belum Masuk Prolegnas, Komisi II DPR Tampung Semua Usulan Partai, Dorong Sistem yang Minim PolitikMerokok Sembarangan di KTR Kota Cirebon, Denda Rp30 Ribu

Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden meminta Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

“Masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi, misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi. Beliau meminta OIKN dan Kementerian PU untuk terus memperbaiki,” ujar Prasetyo.

Menurut Prasetyo, koreksi tersebut diarahkan untuk mempercepat pemenuhan tiga fungsi utama pemerintahan di IKN, yakni fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Ia menegaskan, Presiden menaruh perhatian agar pembangunan fasilitas negara yang menjadi penopang ketiga fungsi itu dapat dipacu, sehingga tahapan pemindahan kegiatan pemerintahan dapat dilakukan secara lebih terukur dan siap pakai.

Prasetyo menambahkan bahwa sejak awal Prabowo menekankan percepatan pembangunan fasilitas yang akan digunakan lembaga legislatif dan yudikatif, dengan target penyelesaian yang diharapkan dapat tercapai pada 2028.

Dengan demikian, infrastruktur utama yang menunjang kerja pemerintahan bisa dibangun secara simultan, bukan hanya terfokus pada kawasan inti eksekutif.

“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” ungkapnya.

Baca Juga:Produksi Perikanan di Kota Cirebon Lampaui Target Rumah Tidak Layak Huni di Larangan Cirebon Dapat Bantuan Kementerian PKP

Sebelumnya, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau sejumlah titik strategis pembangunan IKN pada Selasa (13/1/2026), untuk melihat langsung progress fisik dan kesiapan infrastruktur yang tengah dikembangkan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari evaluasi lapangan sekaligus memastikan arah pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi desain, fungsi ruang, maupun kesiapan utilitas dasar.

Prabowo tiba di IKN pada Senin sore, 12 Januari 2026, dan mendarat di Helipad Halaman Istana Negara sekitar pukul 18.45 WITA. Kehadirannya disambut oleh Kepala OIKN Basuki Hadimuljono beserta jajaran.

0 Komentar